[Travelling-Hanna 02] Bertahan Hidup Selama 2 Bulan di Jogja
Halo! Malam semuanya!
Jadi postingan kali ini aku pingin share mengenai pengalaman aku bertahan hidup di Jogja selama 2 bulan. Gak usah basa-basi aja kali ya, langsung cussss!
Selama 2 bulan (Januari dan Februari 2019) kemarin aku sempat tinggal di Jogja dalam rangka ikut semacam kelas intensif belajar untuk TOEFL di Pusat Bahasa Universitas Gadjah Mada (PB UGM). Sebenarnya tujuanku untuk belajar pas libur semester gitu, buat memanfaatkan waktu kosong yang ada sih. Sekalian merasakan bagaimana "belajar" di kampus orang, apalagi itu UGM ya wkwk. Bermodalkan ke-kepo-an yang amat dalam, dan rasa petualang saya yang mendarah daging, finally I take that challenge and then become Gadjah Mada University's student for 2 months!
Untuk dapat bertahan lebih dari 1-2 hari di kota orang, tentu kita membutuhkan tempat untuk istirahat. Apalagi saya yang akan menjalankan aktivitas saya disana selama 2 bulan. Yang pertama dicari : tempat menginap. Yap, daripada mengambil sebuah hotel yang sangat mahal untuk 50 hari lebih, saya memilih kost. Untuk mencari kost yang hanya menerima anak antah berantah seperti saya sesingkat itu lumayan sulit, rata-rata minimal 3 bulan, 6 bulan, bahkan 1 tahun. Semua kota sama saja kok, di dekat Undip juga rata-rata begitu. Ada yg bisa minimal 1 bulan, tapi jarang. Makanya kita harus pandai-pandai menyeleksi kost-kostan yang ada, gaiz!
Ibarat "mencari kost itu kek nyari jodoh" emang bener loh!
Kamu harus menemukan tempat ternyaman kamu. Kalau 1-3 hari mah gapapa cap-cip-cup aja. Nah, ini 2 bulan! Coba pikirkan yang terbaik!
Untuk kriteria kost ku, aku selalu mengambil kost yang ada tempat tidur, almari, meja, kursi dan 24 jam. Selain gak mau ribet bawa-bawa kasur, meja, kursi, almari dari rumah buat pindahan, 24 jam juga sangat penting! Apalagi kalau tiba-tiba lapar tengah malam! Haha. Dan alhamdulillah, saya mendapatkannya. Letaknya di Jalan Kebogiro. Alhamdulillah juga itu dapat rekomendasi dari teman-teman yang kuliah di UGM juga. Thanks ma fren.
Tempat menginap? Oke. Sekarang apalagi?
Survey lokasi! Pastikan sebelum kamu tinggal di tempat itu, kamu paham bentuk dan warna kost kamu, terus waktu dari kost sampai tempat belajarmu/bekerjamu itu berapa lama dan lewat jalan mana saja. Jadi, besoknya pas naik ojek, gak bingung. Ini juga akan berguna kalau kamu tipe orang yang lebih memilih jalan kaki untuk cari makan daripada Go-F**d. Survey juga tempat fotokopi, laundry, dan tempat jajan terdekat seperti Indom**et atau sejenisnya. Apalagi sebagai seorang wanita, banyak kebutuhan mendadak, pembalut habis, gak tau tempatnya, bingung kan sist?
Setelah prepare, begini pelaksanaannya. Setelah kita tinggal disana, manfaatkan waktu mu untuk menjelajah sekitar dengan maksimal. Misalnya seperti mengunjungi tempat wisata, tempat makan populer, atau sekitar muter-muter aja. Jadi, nantinya kalau kamu akan ke tempat itu lagi, kamu paham dan jika ada saudara yang datang untuk liburan disitu, lalu kamu ditanya rekomendasi tempat wisata, kamu bisa menjawabnya. Belajar dan refreshing, why not both? Ye gak? Hehe.
Soal biaya hidup selama 2 bulan disana, setiap orang berbeda ya. Tergantung kebutuhan dia, tempat makan dia, dan segala macamnya. Untuk aku, dimanapun aku kost, di Jogja lah Undip lah, aku selalu diberi jatah 3000k. Menurut sebagian orang, jatahku itu terlalu banyak. Karena memang kebutuhanku kan berbeda, selain itu juga jatahku itu selalu aku tabung beberapa. Yang kemudian mungkin aku gunakan untuk beli skincare atau keperluan mendesak lain. Tapi, sebenarnya dengan 1500k-2000k selama 1 bulan, teman-teman masih bisa bertahan hidup disana! Yap, another shocking facts about Yogyakarta, makanannya murah bray! Beda sama di Undip!
Kost? Oke. Survey tempat? Oke. Explore tempat? Oke. Biaya hidup? Oke. Sisanya transportasi ya? Untuk transportasi, udah gampang kok jaman sekarang. Angkutan umum ada, ojek online banyak. Kebogiro-UGM biasanya merogoh kocek 4k untuk sekali perjalanan dengan ojek online.
Hmm, mungkin segitu aja dulu ya? Jika ada yang mau ditanyakan, bisa komen postingan ini aja ya!
Next : Hanna trip to Bandung! Tunggu ya.

Komentar
Posting Komentar